

Pada Jumat, 24 April 2026, Pemerintah Kecamatan Pucuk melaksanakan kegiatan peninjauan langsung ke wilayah Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk, guna mengecek kondisi terkini dampak banjir yang melanda area permukiman serta ladang persawahan milik warga.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap bencana yang terjadi, sekaligus untuk memastikan kondisi masyarakat dan lingkungan terdampak dapat terdata secara akurat. Tim kecamatan bersama perangkat Desa Kesambi turun langsung ke lokasi untuk melihat titik-titik genangan air, meninjau kondisi rumah warga, serta mengevaluasi dampak banjir terhadap lahan pertanian yang menjadi sumber utama penghidupan masyarakat setempat.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, banjir yang terjadi tidak hanya menggenangi kawasan permukiman, tetapi juga berdampak signifikan pada ladang sawah warga. Genangan air yang cukup tinggi berpotensi merusak tanaman padi serta menghambat aktivitas pertanian. Hal ini tentu menjadi perhatian serius, mengingat sektor pertanian merupakan penopang ekonomi masyarakat Desa Kesambi.
Selain melakukan pemantauan, Pemerintah Kecamatan Pucuk juga melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait guna merumuskan langkah penanganan yang efektif. Upaya yang direncanakan mencakup penanganan darurat, pendataan kerugian, serta perencanaan solusi jangka panjang seperti perbaikan sistem drainase dan normalisasi saluran air guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Dalam kesempatan ini, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, serta turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air, agar tidak terjadi penyumbatan yang dapat memperparah kondisi banjir.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga proses pemulihan pasca banjir dapat berjalan optimal dan kehidupan masyarakat Desa Kesambi dapat segera kembali normal.
#KecamatanPucuk #2026 #PucukMunjuk